Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
FST UINAM Gelar Sosialisasi dan Edukasi Penanganan Kebakaran, Dilanjutkan Simulasi Pemadaman Api

FST UINAM Gelar Sosialisasi dan Edukasi Penanganan Kebakaran, Dilanjutkan Simulasi Pemadaman Api

Kimia Online - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menggelar Sosialisasi dan Edukasi Penanganan dan Pemadaman Bencana Kebakaran pada Kamis, 5 November 2026. Kegiatan dimulai pukul 09.30 WITA di Ruang Lecture Theater (LT) FST UIN Alauddin Makassar. Peserta terdiri dari para ketua dan sekretaris jurusan, para ketua laboratorium jurusan, serta tenaga kependidikan ASN (PNS dan PPPK) di lingkungan FST.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari dunia usaha, yaitu PT Servvo Fire Indonesia dan PT Indoprotek Jaya Cemerlang. Acara dibuka dengan sambutan Dekan FST UIN Alauddin Makassar, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh warga fakultas dalam menghadapi risiko kebakaran, terutama di gedung perkuliahan, perkantoran, dan laboratorium yang menggunakan bahan kimia serta peralatan listrik.

Pada sesi materi, kedua narasumber memaparkan jenis-jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR) beserta fungsi dan cara penggunaannya. Peserta juga mendapat penjelasan tentang kelas api, yaitu pengelompokan kebakaran berdasarkan bahan yang terbakar. Pemahaman ini penting karena setiap kelas api memerlukan jenis media pemadam yang sesuai agar penanganan efektif dan aman.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api di lapangan dekat masjid. Dalam simulasi ini, peserta mempraktikkan langsung penggunaan APAR berjenis powder (serbuk kimia kering) dengan didampingi para narasumber. Dua tenaga kependidikan Jurusan Kimia, Andi Nurahma, S.Si. dan Ahmad Yani, S.Si., mendapat kesempatan melakukan simulasi secara langsung. Keduanya mempraktikkan cara memegang tabung, mengarahkan semburan ke pangkal api, dan menjaga jarak yang aman saat memadamkan api.

Usai simulasi, Andi Nurahma menyampaikan kesannya. Ia mengaku mendapat pengalaman berharga karena selama ini lebih banyak mengetahui APAR dari sisi teori dan letak penempatannya di laboratorium. “Ternyata saat benar-benar memegang tabungnya, kita harus tenang dan tahu urutan langkahnya. Pengalaman ini membuat saya lebih percaya diri dalam mengoperasikan alat ini. Harapannya semoga alat ini tidak digunakan” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ahmad Yani. Menurutnya, simulasi langsung membuatnya lebih memahami cara kerja APAR dan pentingnya memilih jenis pemadam yang sesuai dengan kelas api. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, apalagi di laboratorium kimia yang banyak menggunakan bahan mudah terbakar. Semoga bisa dilaksanakan secara rutin agar kami semakin siap,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, FST UIN Alauddin Makassar berharap para pimpinan jurusan, pengelola laboratorium, dan tenaga kependidikan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dasar untuk mencegah serta menangani kebakaran. Dengan begitu, kegiatan akademik di fakultas dapat berjalan lebih aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.