Kimia Online - Suasana penuh kehangatan dan kebanggaan menyelimuti acara Ramah Tamah Alumni Angkatan 118 dan 119 Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, yang dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026 di Hall Lily B, Hotel Four Points by Sheraton Makassar. Acara ini menjadi rangkaian penyambutan menjelang pelaksanaan wisuda yang berlangsung pada 18–19 Juni 2026 di Auditorium UIN Alauddin Makassar.
Pada wisuda periode ini, Jurusan Kimia FST UINAM melepas 13 wisudawan yang telah menyelesaikan studi mereka, yakni Zalzal Sabila Akhmad, Yunita Apriana Wahid, Nurfathima Azzahra, Aliya Sagita Putri, Najwa Syafira, Sitti Nurfaisah Fadli, Feby Trisya, Aviliani, Fauzia Adrianti Wahab, Nur Akidah Tahir, Mutia Syamharira, Muh. Sabar, dan Nur Sulis Saide. Keseluruhan wisudawan ini merupakan hasil didikan Jurusan Kimia yang telah melalui proses panjang dan penuh perjuangan selama menempuh pendidikan tinggi.
Momen ini menjadi semakin istimewa dengan diumumkannya predikat wisudawan terbaik dari masing-masing angkatan. Untuk Angkatan 118, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Mutia Syamharira, putri dari pasangan Syamsuddin dan Halijah. Sementara itu, untuk Angkatan 119, predikat wisudawan terbaik jatuh kepada Zalzal Sabila Akhmad, putra dari pasangan Akhmad Hasan dan Hatimin. Pencapaian keduanya menjadi bukti nyata bahwa ketekunan dan kerja keras selama menempuh pendidikan di Jurusan Kimia FST UINAM membawa hasil yang membanggakan.
Di balik kebahagiaan kelulusan, setiap wisudawan membawa cerita dan harapan masing-masing untuk langkah selanjutnya. Sitti Nurfaisah Fadli, putri dari pasangan Fadli dan Nur, mengungkapkan kesan mendalam tentang pengalamannya menempuh pendidikan di Jurusan Kimia. "Empat tahun lebih menempuh pendidikan di Jurusan Kimia FST UIN Alauddin Makassar adalah perjalanan yang penuh warna. Banyak suka dan duka yang saya lalui, mulai dari berjibaku dengan praktikum yang menguras waktu dan tenaga, tugas-tugas yang tak ada habisnya, hingga momen-momen kebersamaan dengan teman-teman seperjuangan yang selalu saling menguatkan," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa selamaa di Jurusan Kimia tidak hanya diajarkan ilmu kimia, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan dan kesabaran. "Setiap kali menghadapi kesulitan, saya selalu diingatkan bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil," tuturnya, menutup kesannya dengan rasa syukur dan kebanggaan menjadi bagian dari keluarga besar Jurusan Kimia FST UINAM.
Sementara itu, Yunita Apriana Wahid, putri dari pasangan Abdul Wahid dan Ako, membagikan harapannya untuk langkah ke depan setelah resmi menyandang gelar sarjana. "Setelah lulus, saya berharap bisa segera mengaplikasikan ilmu kimia yang telah saya pelajari di dunia kerja maupun masyarakat. Saya juga berencana untuk terus mengembangkan diri, baik melalui pelatihan, sertifikasi keahlian, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi jika ada kesempatan," ujarnya. Yunita menambahkan bahwa gelar sarjana yang ia raih bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih menantang. "Saya ingin menjadi pribadi yang bermanfaat, baik untuk keluarga maupun lingkungan sekitar, dengan ilmu yang telah saya dapatkan selama kuliah," tutupnya penuh optimisme.
Acara ramah tamah ini menjadi momentum kebersamaan terakhir antara para wisudawan, orang tua, dosen, dan civitas akademika sebelum mereka resmi menyandang gelar sarjana pada pelaksanaan wisuda di Auditorium UIN Alauddin Makassar. Jurusan Kimia FST UINAM mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan atas pencapaian yang telah diraih, serta berharap ilmu yang telah didapatkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas di masa mendatang.