Makassar – Mahasiswa melaksanakan Magang Wirausaha (Magang Berdampak) sebagai bagian dari mata kuliah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilaksanakan di Universitas Islam Makassar, tepatnya di Laboratorium Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan Kewirausahaan Fakultas Pertanian. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pihak kampus dengan mitra usaha Berdaya Sahabat Jamur.
Program ini pada dasarnya direncanakan untuk dilaksanakan pada awal semester sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik di lapangan. Namun demikian, pelaksanaan kegiatan tetap berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan. Kegiatan ini turut digawangi oleh dosen pendamping, Ir. Muh. Ichwan Kadir, S.Hut., M.Hut., yang berperan dalam mengarahkan dan mendampingi pelaksanaan magang mahasiswa.
Kegiatan diawali dengan proses penyerahan mahasiswa kepada pihak mitra yang dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026. Mahasiswa didampingi oleh Ketua Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar, Ummi Zahra, S.Si., M.Si., untuk secara resmi diserahkan sebagai peserta magang di lokasi kegiatan. Kegiatan ini juga mendapat sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar, yang mengapresiasi kolaborasi antar institusi dalam mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran secara menyeluruh, mulai dari teknik kultur jaringan jamur, proses produksi dan pengolahan, hingga strategi pemasaran produk jamur. Pembelajaran ini dirancang agar mahasiswa memiliki pemahaman utuh dari hulu ke hilir dalam menjalankan usaha berbasis jamur.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas, mulai dari proses produksi, pengolahan hasil, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran. Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan pengetahuan terkait manajemen usaha, analisis peluang bisnis, serta inovasi produk berbasis jamur.
Kolaborasi dengan Berdaya Sahabat Jamur memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa karena dapat belajar langsung dari praktisi usaha. Pendampingan ini membantu mahasiswa memahami dinamika dunia kewirausahaan, termasuk tantangan dan strategi pengembangan usaha di lapangan.
Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti kegiatan, yang terlihat dari keterlibatan aktif dalam praktik dan diskusi. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta mendorong mahasiswa untuk menciptakan usaha mandiri di masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan mitra usaha dalam mendukung implementasi MBKM serta mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.