Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Siap Praktikum dan Terjun Lapangan: Prodi Biologi Gelar Kuliah Umum Fikih dan Kesiapan Bantuan Hidup Dasar

Siap Praktikum dan Terjun Lapangan: Prodi Biologi Gelar Kuliah Umum Fikih dan Kesiapan Bantuan Hidup Dasar

​GOWA, Samata – Kegiatan praktikum, terutama praktikum lapangan bagi mahasiswa Biologi bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan sebuah interaksi langsung dengan ruangan laboratorium dan alam bebas sebagai laboratorium alami yang menuntut kesiapan fisik maupun spiritual. Guna membekali mahasiswa dengan kesiapan paripurna, Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menggelar Kuliah Umum Praktikum yang sarat akan ilmu terapan, pada Kamis 2 April 2026 dimulai pukul 08.00 pagi hingga sore hari.

​Acara yang dibuka langsung oleh Ketua Prodi Biologi, Dr. Masriany, S.Si., M.Si., ini berhasil menarik perhatian tinggi dari para mahasiswa aktif, terutama para praktikan Semester Genap 2025/2026. Atmosfer ruangan (Lecture Theatre/LT FST) terasa begitu hidup sejak pagi; banyak peserta yang sengaja datang lebih awal untuk memastikan mereka mendapat tempat duduk terbaik. Setelah pembukaan acara yang dipandu oleh MC Ariati A. Ridha, S.Si., sesi sambutan oleh Kepala Laboratorium Biologi, Rusmadi Rukmana, S.Si., M.Pd. dan dua sesi bersama para narasumber kemudian dimoderatori oleh Sofyan Ramli, S.Pd., M.Pd.. Baik MC maupun moderator, keduanya merupakan Laboran di Laboratorium Biologi, membuktikan bahwa acara ini hadir berkat kolaborasi apik di tingkat Prodi Biologi FST UINAM.

​Sesi I: Membumikan Fikih di Tengah Ekosistem Lapangan

​Kuliah umum ini diawali dengan pembekalan aspek spiritual bertajuk "Fikih Kegiatan Lapangan". Sesi ini diulas secara mendalam oleh Dirhamzah, S.Pd.I., M.Pd.I. Pemateri membedah bagaimana seorang rimbawan atau peneliti muslim tetap dapat menjalankan kewajiban ibadahnya secara fleksibel namun sah, meski sedang berada di medan praktikum yang menantang.

​Dosen bidang integrasi keilmuan Prodi Biologi ini menegaskan bahwa aktivitas sains dan ibadah adalah satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan.

"Pengetahuan tentang fikih akan menjadi KOMPAS bagi mahasiswa untuk tetap dapat menjaga kewajibannya sebagai umat Islam disetiap aktivitas  lapangan, sehingga praktikum lapangan yg dilaksanakan tidak hanya bernilai akademik tetapi juga bernilai ibadah yang bermakna. Dunia dapat, akhirat juga dapat .” tuturnya di hadapan para peserta yang menyimak dengan saksama.

​Sesi II: Melatih "Refleks" Kegawatdaruratan Saat Praktikum

​Berlanjut pada sesi kedua, fokus bahasan bergeser pada aspek keselamatan kerja melalui materi "Kegawatdaruratan dalam Praktikum dan Penelitian Biologi". Pada sesi krusial ini, Eva Yustilawati, S.Kep.Ns., M.Kep., bersama Tim Dosen Keperawatan FKIK UINAM yang terdiri dari Ilhamsyah, S.Kep.Ns., M.Kep., Andi Budianto Adi Putra, S.Kep.Ns., M.Kep., dan sejumlah mahasiswa Prodi Keperawatan, hadir memberikan pemaparan komprehensif dilengkapi dengan simulasi mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD).

​Mahasiswa dilatih untuk memiliki kepekaan indrawi (reseptor) terhadap bahaya dan kesiapan memberikan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan kerja, baik saat melakukan praktikum atau penelitian di laboratorium maupun di alam liar.

Eva mengingatkan pentingnya kompetensi keselamatan ini bagi seluruh civitas akademika Biologi.

"Kalau Anda selamat, berarti Anda berada pada orang yang KOMPETEN. Jadi, ditolonglah sama orang-orang di Prodi Biologi karena mereka sudah dilatih," pesan Eva penuh penekanan namun dengan nuansa humor.

​Antusiasme Tinggi dan Sinergi Positif

​Sepanjang kegiatan, terjadi dinamika stimulus dan respons yang sangat interaktif. Ruangan dipenuhi dengan diskusi aktif; para mahasiswa tidak hanya mencatat tetapi juga melontarkan pertanyaan-pertanyaan kritis yang dijawab dengan lugas oleh para narasumber. Beberapa kali tepuk tangan riuh terdengar, menandakan hidupnya gairah belajar di dalam ruangan, terutama saat Tim Kegawatdaruratan (Gadar) memberikan selingan jenaka dalam simulasinya.

​Wandy, salah satu mahasiswa (angkatan 2023/en23falon) yang menjadi peserta, mengungkapkan kepuasannya mengikuti kegiatan ini.

"Kegiatan ini SANGAT BAGUS karena dapat menambah wawasan tentang pentingnya memahami fikih dan pengetahuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada saat kegiatan praktikum lapangan. Jadi kekhawatiran akan ibadah dan kondisi teman-teman praktikan dapat berkurang, karena kita semua siap menjadi penolong saat dibutuhkan" ungkapnya.

​Kegiatan bernuansa hangat dan penuh energi positif ini dilanjutkan dengan Workshop Penulisan Laporan oleh Rahmat Fajrin Alir, S.Si., M.Si. sebelum akhirnya ditutup secara resmi oleh Sekretaris Prodi Biologi, Zulkarnain, S.Si., M.Kes. Melalui bekal materi ini, mahasiswa Biologi UINAM diharapkan tidak hanya cerdas secara ekologis, tetapi juga matang dalam spiritualitas serta sigap dalam menjaga keselamatan diri dan tim. (SHA)

Kontributor: RR (Laboratorium Biologi FST UINAM)