{"id":31242,"date":"2025-03-21T11:53:00","date_gmt":"2025-03-21T11:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/?p=31242"},"modified":"2025-04-29T11:59:37","modified_gmt":"2025-04-29T11:59:37","slug":"webinar-nasional-fst-uin-jakarta-angkat-tema-ai-matematika-dan-islam-kolaborasi-antar-ptkin-dan-perguruan-tinggi-swasta-se-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/2025\/03\/21\/webinar-nasional-fst-uin-jakarta-angkat-tema-ai-matematika-dan-islam-kolaborasi-antar-ptkin-dan-perguruan-tinggi-swasta-se-indonesia\/","title":{"rendered":"Webinar Nasional FST UIN Jakarta Angkat Tema AI, Matematika, dan Islam: Kolaborasi Antar PTKIN dan Perguruan Tinggi Swasta Se-Indonesia"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-post-featured-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"585\" height=\"741\" src=\"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2025\/04\/screenshot-59.png\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"\" style=\"object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2025\/04\/screenshot-59.png 585w, https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2025\/04\/screenshot-59-237x300.png 237w, https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2025\/04\/screenshot-59-600x760.png 600w\" sizes=\"(max-width: 585px) 100vw, 585px\" \/><\/figure>\n\n\n<p>Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menggelar Webinar Nasional bertajuk \u201cKecerdasan Artifisial, Matematika, &amp; Islam: Menggali Hikmah di Era Digital\u201d pada Kamis, 20 Maret 2025. Kegiatan ini diselenggarakan secara kolaboratif bersama sejumlah perguruan tinggi, yakni&nbsp;<strong>UIN Alauddin Makassar<\/strong>, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Battuta Medan, Universitas Islam Indragiri, Universitas Persatuan Islam Bandung, dan Universitas Sebelas April Sumedang.<\/p>\n\n\n\n<p>Webinar ini diikuti oleh 750 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga praktisi dan peneliti. Acara ini menghadirkan Taufik Edy Sutanto, MSc, Ph.D, seorang akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence\/AI), sebagai narasumber utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pemaparannya, Dr. Taufik membahas secara mendalam keterkaitan antara Kecerdasan Artifisial dan Matematika sebagai fondasi teknis utama pengembangan AI, serta bagaimana perspektif Islam dapat memberikan kerangka etik dan filosofis dalam penerapan teknologi tersebut. Ia menyoroti pentingnya umat Islam untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berperan aktif sebagai inovator yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual.<\/p>\n\n\n\n<p>Tema \u201cMenggali Hikmah di Era Digital\u201d ditekankan melalui pendekatan interdisipliner, yang mengajak peserta untuk memahami bahwa perkembangan teknologi\u2014khususnya AI\u2014tidak bisa dilepaskan dari pertimbangan nilai kemanusiaan dan ketuhanan. Matematika, sebagai ilmu pasti, menjadi landasan logis dan rasional dalam mengembangkan AI, sementara Islam memberikan panduan etis agar teknologi tidak disalahgunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi keilmuan yang menyatukan sains dan agama. Webinar ini menjadi ruang dialog intelektual yang tidak hanya menggali wawasan keilmuan mutakhir, tetapi juga menyemai nilai-nilai kebijaksanaan spiritual dalam menyongsong era transformasi digital.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menggelar Webinar Nasional bertajuk \u201cKecerdasan Artifisial, Matematika, &amp; Islam: Menggali Hikmah di Era Digital\u201d pada Kamis, 20 Maret 2025. Kegiatan ini diselenggarakan secara kolaboratif bersama sejumlah perguruan tinggi, yakni&nbsp;UIN Alauddin Makassar, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Battuta Medan, Universitas &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":31243,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,22,23],"tags":[],"class_list":["post-31242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademik","category-artikel","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31242"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31246,"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31242\/revisions\/31246"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fst.uin-alauddin.ac.id\/si\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}