
Dalam rangkaian Peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) dan World Statistics Day 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat perannya sebagai lembaga pembina statistik di Indonesia. Melalui mandat yang diemban, BPS berkomitmen untuk meningkatkan penyebarluasan informasi statistik, mendorong kemampuan penggunaan serta pemanfaatan data statistik bagi pembangunan nasional, hingga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang arti penting statistik dalam kehidupan sehari-hari.
Sejalan dengan tujuan tersebut, BPS Kabupaten Gowa menyelenggarakan kegiatan Gerakan Literasi Statistik sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas wawasan dan pemahaman masyarakat terkait data dan penggunaannya. Kegiatan ini digelar pada Rabu, 26 November 2025, dan dihadiri oleh jajaran BPS Gowa, turut serta dosen serta mahasiswa Program Studi Matematika UIN Alauddin Makassar.
Kehadiran akademisi dan mahasiswa dari UIN Alauddin Makassar menjadi bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan BPS dalam memperkuat ekosistem literasi statistik di daerah. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya data yang valid, metodologi pengumpulan statistik, serta peran statistik sektoral dalam mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.
Dalam sambutannya, BPS Kabupaten Gowa menekankan bahwa literasi statistik bukan hanya milik para ahli, tetapi merupakan kebutuhan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di era Satu Data Indonesia yang menuntut keterpaduan dan keandalan data. Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang melek statistik dan mampu berkontribusi pada pengembangan data berkualitas di masa mendatang.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran bahwa statistik adalah fondasi keputusan yang tepat, akurat, dan berbasis bukti dalam pembangunan nasional. Dengan adanya Gerakan Literasi Statistik, BPS Gowa berharap semakin banyak pihak yang memahami dan memanfaatkan data secara lebih bijak demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.








