Gowa, 20 Februari 2026 – Menyambut bulan suci Ramadan yang penuh kemuliaan, Civitas Akademika Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan kegiatan Kajian Jumat rutin. Bertempat di Mushallah FST, kegiatan kali ini mengusung tema penguatan spiritual dan kesiapan hati dalam menghadapi bulan puasa.
Kembali ke Fitrah Melalui Puasa yang Sungguh-Sungguh
Dalam uraian kajiannya, ditekankan bahwa Ramadan adalah momentum bagi setiap hamba untuk kembali ke fitrah. Inti dari ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah proses pembersihan jiwa. Disampaikan bahwa bagi orang yang melaksanakan puasa dengan sungguh-sungguh, maka segala dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni oleh Allah SWT.
"Ramadan adalah jalan bagi kita untuk diampuni. Inilah saatnya kita mengetuk pintu langit dan memperbanyak doa, terutama doa untuk kebaikan di akhirat kelak," ujar Ibu Dra. St. Chadijah, M.Si di hadapan jamaah yang hadir.
Lipat Ganda Pahala dan Amalan Sunnah
Kajian tersebut juga mengupas tuntas mengenai kelebihan bulan Ramadan dibandingkan bulan-bulan lainnya. Salah satu poin menarik yang dibahas adalah bagaimana Allah SWT memberikan keistimewaan luar biasa pada waktu tersebut, di mana amalan sunnah akan dicatat pahalanya setara dengan amalan wajib.
Keistimewaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi civitas akademika Kimia untuk meningkatkan intensitas ibadah, seperti:
Shalat Tarawih dan Tahajud: Sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, Sang Pemilik Alam Semesta.
Memburu Lailatul Qadr: Mengoptimalkan ibadah sejak awal Ramadan demi meraih kemuliaan malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut.
Membersihkan Hati dan Kekuatan dalam Memaafkan
Dalam memasuki rutinitas ibadah puasa yang intens, jamaah diingatkan untuk terlebih dahulu melapangkan hati. Membersihkan hati dari penyakit-penyakit sosial dan batin adalah syarat utama agar ibadah terasa ringan dan bermakna.
"Kekuatan dalam puasa ini bukan hanya fisik, tapi kekuatan untuk saling memaafkan. Dengan hati yang bersih, kita akan mencapai kemenangan yang hakiki," tutup narasi kajian tersebut.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan doa bersama, memohon agar seluruh keluarga besar Kimia FST diberikan kesehatan dan kekuatan untuk sampai ke penghujung Ramadan dengan kualitas iman yang lebih baik.