124 WISUDAWAN PROGRAM SARJANA FST DIKUKUHKAN DI ERA PANDEMI COVID -19

  • 28 Juli 2020
  • 12:00 WITA
  • Administrator
  • Berita

Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar wisuda untuk program diploma, sarjana, dan dokter angkatan ke-86, pada hari Selasa (28/7/2020).  Sebanyak 124 lulusan dari delapan prodi lingkup Fakultas Sains dan Teknologi dikukuhkan sebagai sarjana. Gelaran wisuda kali ini berbeda dengan sebelumnya karena dilakukan dengan memadukan wisuda online dengan tetap melibatkan perwakilan pimpinan dan anggota senat universitas serta lima wisudawan terbaik untuk masing-masing prodi (40 wisudawan yang terdiri dari 5 wisudawan/prodi) untuk dikukuhkan secara secara langsung.  Acara tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Prosesi wisuda terbaik pun dilakukan tanpa adanya salaman dengan rektor. Wisudawan mengambil sendiri ijazah di meja disaksikan oleh Rektor dan Dekan.


Pada saat yang sama namun di tempat yang berbeda, 84 wisudawan FST lainnya  mengikuti wisuda yang berlangsung secara virtual dengan memanfaatkan aplikasi  Zoom dan disiarkan langsung di channel Youtube
 UIN Alauddin Makassar. Para wisudawan tetap menggunakan toga dan didampingi orang tua/pendamping masing-masing. Adapun jumlah wisudawan FST adalah: Prodi Teknik Arsitektur 25 orang, Teknik Informatika 10 orang, Fisika 14 orang, Kimia 12 orang, Matematika 21 orang, Ilmu Peternakan 10 orang, Teknik PWK dan Sistem Informasi masing-masing 16 orang. IPK tertinggi diraih oleh wisudawan atas nama Suharni, dai prodi ilmu Peternakan, dengan capaian IPK 3.98. 

 

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Hamdan Juhannis, M.A memimpin langsung jalannya prosesi wisuda dan menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati baik yang mengikuti secara langsung maupun yang mengikuti via daring di kediaman masing-masing.

 

"Selamat, tetaplah menjadi terbaik dimanapun anda berkarya dan berkarier," ujarnya.

 

Diketahui, bahwa gelaran wisuda ini merupakan kali perdana selama terjadinya pendemi Covid-19, wisuda yang semula diagendakan bulan April 2020 baru dapat terlaksana sekarang. 


"Untuk pertama kalinya dalam sejarah UIN Alauddin, hari ini kita melaksanakan acara wisuda virtual, wisuda tanpa tatap muka, tetapi tatap maya. Wisuda virtual ini adalah pilihan terakhir bagi kita sebagai salah satu usaha untuk memutus transmisi pandemi Covid-19,"  demikian tandasnya.

 

Prof Hamdan menambahkan bahwa model wisuda daring ini tidak ada yang menghendaki.


"Sejatinya, tidak ada yang menghendaki acara wisuda dengan model seperti ini, wisuda tanpa keseruan dan keramaian selfi-selfi. Wisuda tanpa tukang foto dengan latar belakang yang beraneka ragam, wisuda tanpa hiruk pikuk keluarga yang mengantar, wisuda tanpa acara syukuran makan-makan di rumah kos masing-masing," katanya.
  Semoga wabah yang melanda bumi segera berlalu hingga segenap aktivitas kita dapat berjalan normal kembali dengan meninggalkan segala hikmah yang telah membekas selama masa pandemi. Aamiin yaa mujiburrahim. (HF)