RIBUAN PARTISIPAN SEMARAKKAN WEBINAR NASIONAL MIKROBIOLOGI YANG DISELENGGARAKAN OLEH FST

  • 29 Juni 2020
  • 12:00 WITA
  • Administrator
  • Berita

Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar melalui inisiasi oleh jurusan Biologi divisi Mikrobiologi suskses menyelenggarakan Seminar Nasional Mikrobiologi daring dengan tema ”Mengulik Potensi Bakteri Asam Laktat sebagai Biopresesrvatif dan Imunomudalator dalam Menapaki Era New Normal”. Peserta dari berbagai wilayah nusantara dengan latarbelakang afiliasi yang beragam memenuhi room meeting virtual yang disiapkan dengan kapasistas 1000 orang dengan media Zoomdan ditonton secara live via akun Facebook Humas UIN Alauddin Makassar oleh lebih dari 1000 peserta pada pukul 09.00 -13.00 wita (29/06/2020).


Opening speech yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, prof. Dr. Muh. Khalifah Mustami, M.Pd, menyampaikan pengantar tentang new normal dan Microbiolog sebelum membuka pelaksanaan secara resmi sekaligus menyapa kedua narasumber yang berkesempatan berbagi pengetahuan dan pengalaman riset terkait. 

“Biopreservatif tentu menjadi opsi untuk diterapkan pada masa pandemi seperti sekarang ini agar pangan dapat diperpanjang masa simpannya namun tetap aman, sementara imun wajib kita jaga bahkan tingkatkan agar bisa menangkal Covid-19, salah satunya memanfaatkan mikroba baik dari makanan yang kita konsumsi, ini kesempatan kita mengulik potensi-potensi itu sebagaimana temanya” tuturnya dalam penggalan pengantar yang disampaikan sebelum membuka acara. 


Hadir sebagai narasumber utama dalam webinar tersebut, seorang Dosen senior pakar Mikrobiologi Dr. Nisa Rachmania Mubarik., M.Si yang mengulas berbagai hasil risetnya bersama tim tentang produksi, pengujian dan implementasi senyawa aktif dari Bakteri Asam Laktat (BAL) sebagai biopreservatif. 

“Sumber bakteriosin dari sumber yang berbeda, yaitu jenis BAL mengindikasikan sifat dan kemampuan penghambatan kerusakan pangan yang berbeda, dan itulah yang tim kami investigasi” ulas Dosen Mikrobiologi berafiliasi IPB tersebut.


Pemateri lainnya adalah Dr. Fatmawati Nur, S.Si., M.Si yang juga merupakan dosen jurusan Biologi, mengimbangi fokus pembahasan dengan penekanan hasil riset terhadap BAL dari pangan tradisional Kab. Enrekang yaitu Dangke.

“Dari Dangke yang biasa disebut keju lokal enrekang, selain mengandung nutrisi yang sangat tinggi, ternyata juga dapat diperoleh manfaat lain yaitu ada bakteri baik di sana, sehingga jika dikonsumsi bisa dapat manfaat double” demikian paparan  Wakil dekan bidan Administrasi Umum dan kepegawaian Fakultas Sains dan Teknologi.


Kegiatan yang dipandu oleh Dr. Mashuri Masri, S.Si., M.Kes selaku moderator, berlangsung selama empat jam tersebut disimak dengan antusiasme tinggi oleh seluruh peserta yang diindikasikan oleh banyaknya peserta menyampaikan respon dan pertanyaan. Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan oleh panitia, lebih dari seratus pertanyaan dan respon seputar topik webinar disampaikan oleh peserta. Sebagian besar telah mendapat jawaban dan tanggapan dari kedua narasumber dan berdasarkan tanggapan/saran yang disampaikan oleh peserta melalui form evaluasi kegiatan, umumnya mengapresiasi kegiatan ini. Semoga segenap aktivitas kita dalam rangka memakmurkan ilmu pengetahuan senantiasa diridhaiNya dan membawa faedah bagi seluruh ummat. Aamiin ya Rabbal alaamiin. (HF)