Sejumlah Dosen FST Semarakkan Selected Panel AICIS-2019

  • 05-10-2019
  • 10:07 WITA
  • admin_fst
  • Berita

Terbilang delapan dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar mengambil bagian terselenggaranya the 19th Annual International Conference on Islamic Studies - AICIS 2019pada tanggal 1-4 Oktober 2019. Konfrensi internasional bertema Digital Islam, Education and Youth: Changing Landscape of Indonesian Islam, disemarakkan oleh ratusan delegasi dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta yang bergengsi dan kompetitif yang ditandai dengan banyaknya submitterdari para akademisi dan researcher dari dalam dan luar negeri. Dosen-dosen FST dari tiga jurusan berbeda dinyatakan lolos dalam kompetisi pada even ilmiah bergengsi tersebut dan berkesempatan menyampaikan makalah masing-masing pada tiga selected panel dan tema terpisah.

 

Beberapa dosen FST yaitu: Wasilah, Hafsan, Cut Muthiadin, Khaerani Kiramang, Aminah Hajah Thaha, Muhammad Attar, A. Hildayanti dan St. Aisyah S secara bersama bertolak dari bandara Hasanuddin Makassar menuju spot penyelenggaraan di Hotel Mercure Batavia Jakarta dengan biaya penuh dari penyelenggara konfrensi. Prof. Dr. Muhammad Khalifah, M.Pd berharap dosen-dosen lainnya dapat memaksimalkan peluang serupa untuk mendukung program publikasi yang aktif dalam pancacita yang digaungkan oleh Rektor UIN Alauddin. “Statusnya dosen, harus aktif dalam publikasi ilmiah, termasuk seperti even AICIS dan seminar nasional atau internasional lainnya” ujar Dekan FST periode 2019-2023 tersebut. 

 

Panel bertema the humanism urgency for the diffables: The fulfillment of rights equality and development of public facilities in islamic perspectives oleh Dr. Wasilah sebagai chair yang memandu panelis Muhammad Attar, ST., MT dan A. Hildayanti, ST., MT yang menggandeng Dr. Rosmini sebagai panelis yang merepresentasikan keilmuan konsep islam dan Dr. Arina hayati selaku akademisi ITS Surabaya.

Dr. Cut Muthiadin, M.Si. bersama tiga panelis dan chair dari  institusi berbeda yaitu UIN Raden Intan Lampung, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, IAIN Purwokerto dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengulas tuntas tentang pemantauan dan pengendalian produk halal dalam masyarakat tradisional dengan judul panel Monitoring and controlling of halal product in traditional communities: from science to humanities applications.  

Pada kesempatan dan ruang panel yang berbeda dalam rangkaian AICIS 2019, makalah Dr. Hafsan, S.Si., M.Pd., Khaerani Kiramang, M.P dan drh. Aminah Hajah Thaha turut dipaparkan dalam selected panel yang bertajuk Broiler farming practice Non-AGP as an islamic conception in the strategy to achieve “ASUH” food. Kolaborasi Panelis dan chair dari institusi berbeda yaitu UIN Alauddin Makassar - UIN Sunan Gunung Djati bandung - STAIN Sorong ini menitikberatkan pada pemanfaatan feed additive seperti probotik, enzim dan herbal serta implementasi manajemen ternak termasuk penerapan biosekuriti yang terstandarisasi sebagai upaya mempertahankan produktivitas peternakan broiler sebagai respon kebijakan pelarangan penggunaan  Antibiotics Growth Promoters (AGP) dalam industri broiler. (HF)